Mamuju, 8 Oktober 2026 - Khala’ Hidroponik terus berupaya menjaga kualitas dan produktivitas tanaman selada melalui penerapan budidaya yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemasangan yellow trap pada area green house produksi selada sebagai bagian dari pengendalian hama secara preventif.
Yellow trap merupakan perangkap berwarna kuning yang memanfaatkan respons ketertarikan beberapa jenis serangga terhadap warna kuning. Perangkap ini digunakan untuk menangkap dan memantau keberadaan hama, terutama serangga berukuran kecil yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman.
Pemasangan yellow trap dilakukan pada beberapa titik di dalam green house dengan memperhatikan posisi dan ketinggian perangkap agar dapat bekerja secara optimal. Selain berfungsi sebagai perangkap, yellow trap juga membantu dalam monitoring populasi hama, sehingga keberadaan dan perkembangan hama dapat diketahui lebih awal.
Dalam produksi selada hidroponik, pengendalian hama menjadi salah satu aspek penting karena serangan hama dapat menyebabkan kerusakan pada daun dan menurunkan kualitas hasil panen. Oleh karena itu, penggunaan yellow trap menjadi salah satu langkah preventif yang dapat mendukung penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) dengan mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan pestisida.
Melalui pemasangan yellow trap secara rutin dan pemantauan berkala, Khala’ Hidroponik berkomitmen untuk menciptakan lingkungan budidaya yang lebih sehat sekaligus menjaga kualitas tanaman selada. Langkah sederhana ini menjadi bagian dari penerapan praktik pertanian modern yang mengedepankan efisiensi, keamanan produk, dan keberlanjutan dalam proses produksi.
Pemasangan Yellow Trap sebagai Upaya Pengendalian Hama pada Green House Produksi Khala’ Hidroponik

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!