Penanaman Seledri Menggunakan Kompos Ramah Lingkungan, Khala' Hidroponik Dorong Pertanian Berkelanjutan

Mamuju, 5 Oktober 2026 - Khala’ Hidroponik bersama dengan peserta MagangHub batch 2 Tahun 2026 melakukan kegiatan penanaman seledri menggunakan kompos sebagai media pendukung pertumbuhan tanaman. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan bahan organik sekaligus mendukung praktik budidaya yang lebih berkelanjutan.

Kegiatan penanaman seledri dilakukan dengan memanfaatkan biomassa selada, seperti bagian akar, daun luar hasil trimming (pemangkasan), serta sisa sortir standar kualitas. Dengan begitu, Khala Hidroponik dapat menerapkan sistem pertanian berkelanjutan tanpa limbah.

Penggunaan kompos hasil dari biomassa tanaman selada diharapkan dapat membantu memperbaiki kondisi media tanam, meningkatkan kesuburan tanah, serta menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman selama proses pertumbuhan.

Seledri (Apium graveolens L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan memiliki nilai ekonomi. Dalam proses budidayanya, penggunaan bahan organik seperti kompos dapat menjadi alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap input kimia serta mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

Melalui kegiatan ini, Khala’ Hidroponik tidak hanya berfokus pada hasil produksi, tetapi juga memperkenalkan pentingnya penerapan prinsip pertanian berkelanjutan. Pemanfaatan kompos menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi limbah organik sekaligus mengembalikannya menjadi sumber nutrisi bagi tanaman.

Penanaman seledri dengan kompos juga menjadi bagian dari proses pembelajaran dan praktik bagi peserta MagangHub batch 2 Tahun 2026 di Khala’ Hidroponik. Peserta dapat memperoleh pengalaman secara langsung mengenai tahapan budidaya tanaman, mulai dari persiapan media, penanaman, pemeliharaan hingga pengamatan pertumbuhan tanaman.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya penggunaan bahan organik dalam kegiatan pertanian. Selain menghasilkan tanaman yang dapat dimanfaatkan, penerapan kompos juga menjadi bentuk kontribusi dalam menciptakan sistem budidaya yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!