Mamuju, Sulawesi Barat – Langkah nyata dalam mendorong modernisasi pertanian dan mencetak generasi muda yang produktif terus digalakkan di Kabupaten Mamuju. Melalui sinergi kuat antara sektor swasta dan instansi pemerintah, sebuah kelompok tani milenial baru kini resmi dibentuk di wilayah Kelapa Tujuh, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju.
Hadir mengawal jalannya kegiatan tersebut, Religius Heryanto, yang bertindak dalam peran gandanya yang strategis. Di satu sisi, ia merupakan sosok inovatif selaku Owner Khala Hidroponik yang sukses mengembangkan pertanian modern berbasis pekarangan di Mamuju. Di sisi lain, ia juga hadir sebagai representasi dari instansi pemerintah, yakni Penyuluh Pertanian Balai Pengakajian Teknologi Pertanian (BPTP) / Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Sulawesi Barat.
Kehadiran lintas peran ini menjadi jembatan penting untuk menyinkronkan semangat kewirausahaan hidroponik dari sektor swasta dengan program pendampingan teknologi pertanian dari instansi resmi pemerintah.
Melalui musyawarah dan kesepakatan bersama yang dihadiri oleh Lurah Rimuku, koordinator PPL kabupaten, PPL kecamatan, serta jajaran tim penyuluh instansi, pertemuan tersebut berhasil meresmikan pembentukan kelompok tani milenial setempat. Wadah baru bagi para petani muda ini resmi diberi nama "Anjoro Pitu Malbi".
Sesuai dengan ketentuan yang disepakati, kelompok tani milenial Anjoro Pitu Malbi ini dibentuk dengan komposisi keanggotaan berkisar antara 20 hingga 25 orang. Kelompok ini diproyeksikan menjadi motor penggerak utama dalam menerapkan sistem pertanian yang maju, mandiri, dan modern di kawasan Kelapa Tujuh.
Sebagai perwakilan dari instansi sekaligus pelaku usaha Khala Hidroponik, Religius Heryanto menegaskan pentingnya keterlibatan generasi milenial dalam sektor agribisnis. Instansi pemerintah berkomitmen penuh untuk memberikan pengawalan, pembinaan, serta transfer inovasi teknologi pertanian terstandar agar para petani muda memiliki daya saing tinggi. Di saat yang sama, pengalaman praktis dari Khala Hidroponik dapat menjadi inspirasi nyata bahwa pertanian modern mampu menghasilkan nilai ekonomis tinggi tanpa harus membutuhkan lahan yang luas.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh optimisme ini ditutup dengan penandatanganan berita acara pembentukan kelompok tani milenial Anjoro Pitu Malbi secara resmi. Langkah awal ini diharapkan menjadi pemantik bagi lahirnya kawasan-kawasan pertanian modern berbasis pemuda lainnya di seluruh penjuru Sulawesi Barat.
Kawal Pembentukan Kelompok Tani Milenial "Anjoro Pitu Malbi" Demi Pertanian Modern

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!